Hot Spot Dan Snail Pada Panel Surya

Hot Spot Dan Snail Pada Panel Surya

Hot Spot adalah pemanasan yang terjadi pada salah satu sel surya pada suatu rangkaian seri sel-sel surya. Hal ini terjadi karena sel surya tersebut terkena efek bayangan/tertutup secara terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Sel surya (buruk) yang terkena efek bayangan/tertutup ini akan memberikan arus listrik terkecil dari sel surya yang lainnya. Sehingga akan membatasi besarnya keseluruhan arus listrik yang mengalir pada rangkaian seri sel – sel surya tersebut. Kelebihan arus listrik yang dihasilkan oleh sel surya (baik) yang tidak terkena efek bayangan / tertutup akan diteruskan (Forward bias) kepada sel surya (buruk) yang terkena efek bayangan / tertutup.

Sehingga pada sel surya (buruk) dipaksa kedalam keadaan bias tegangan mundur, dimana efeknya akan diasumsikan memiliki suatu tahanan / hambatan tertentu sehingga terjadi disipasi daya (pemborosan daya lisrik oleh hambatan). Hal inilah yang menyebabkan panas pada sel surya (buruk) yang terkena efek bayangan / tertutup. Semakin besar suatu rangkaian seri sel – sel surya maka akan memiliki tingkat resiko yang tinggi untuk terjadinya suatu Hot Spot, untuk mengatasi ini maka diperlukan suatu diode agar dapat meminimalisasikan terjadinya Hot Spot tersebut.

Efek dari Hot Spot ini bila terjadi dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan :

1. Microcrack pada sel surya

microcrack panel surya

2. Bagian sekitar interconnect pada sel surya akan terlihat seperti terbakar

interconnect panel surya

3. Solar glass akan pecah

solar glass

Snail Tracks adalah tanda yang menyerupai jalur siput yang timbul diatas permukaan sel surya pada suatu panel surya.

snail track

  1. Perkembangan Snail Tracks :
    Snail Tracks biasanya timbul antara 3 – 5 bulan setelah instalasi.
  2. Semua sel surya yang memiliki snail track, akan menyebabkan microcrack pada semua sel surya tersebut dalam jangka waktu dekat.
  3. Setelah 8 bulan, semua sel surya yang mempunyai microcrack hanya beberapa sel surya saja yang memiliki snail track.
  4. Snail Track berkorelasi dengan microcrack
  5. Snail Track tidak akan muncul bila panel surya ditempatkan di dalam ruangan.
  6. Perkembangan Snail Tracks tergantung dengan Intensitas Cahaya Matahari dan kelembaban
snail track-IEA

image source: IEA PVPS (International Energy Agency Photovoltaic Power Systems Programme ) Task 13 Workshop @ 27th EU PVSEC

Baca juga artikel: Pengertian dan Jenis Sel Surya

Penggunaan EVA Film pada proses enkapsulasi juga ada peranan didalam perkembangan Snail Tracks yang diduga akibat dari proses reaksi kimia antara kelembaban, oksigen, karbondioksida dan senyawa lain yang mendapatkan akses melalui micropores, retak dan tepi sel atau melewati daerah antara lapisan enkapsulasi dan substrat Si yang berinteraksi atau mengoksidasi grid perak.

Lihat yang terkait:

error: Content is protected !!